Tak Lagi Tunggu Laporan! Saba Kampung Jadi Senjata Ciputat Jemput Aspirasi Warga hingga Tingkat RT

TANGSEL – Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat pola pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat melalui program Saba Kampung. Program ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan warga untuk menyerap aspirasi, mendeteksi persoalan sejak dini, sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai permasalahan di lingkungan tanpa harus menunggu laporan yang berlarut-larut.

Di tengah pertumbuhan Kota Tangerang Selatan yang semakin pesat, kebutuhan akan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pelayanan publik. Melalui pendekatan turun langsung ke lingkungan warga, Kecamatan Ciputat ingin memastikan setiap persoalan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan kolaboratif.

Camat Ciputat H. Mamat menjelaskan, seorang camat memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah. Selain mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan, camat juga bertanggung jawab terhadap administrasi kependudukan, pemberdayaan masyarakat, pembinaan ketenteraman dan ketertiban umum, hingga pengawasan pelayanan publik di wilayahnya.

“Kami ingin pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat. Karena itu melalui Saba Kampung, kami datang langsung mendengar aspirasi warga, mencari solusi bersama, sekaligus memastikan pelayanan berjalan lebih baik,” ujar H. Mamat.

Menurutnya, keamanan dan kenyamanan sebuah kota harus dibangun dari unit pemerintahan terkecil. Ia meyakini keberhasilan menjaga kondusivitas lingkungan dimulai dari tingkat RT, kemudian berkembang ke RW, kelurahan hingga kecamatan.

“Kalau setiap RT aman, maka RW akan aman. Jika seluruh RW aman, kelurahan menjadi nyaman. Ketika semua kelurahan kondusif, maka Kecamatan Ciputat hingga Kota Tangerang Selatan akan menjadi daerah yang aman dan nyaman untuk semua,” ungkapnya.

Tak hanya menyampaikan program pemerintah, H. Mamat juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan kritik maupun masukan. Menurutnya, evaluasi dari warga merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami membutuhkan kritik dan masukan. Teman terbaik bukan hanya yang memuji, tetapi yang berani mengingatkan ketika ada kekurangan agar pelayanan pemerintah terus berkembang,” katanya.

Sementara Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan turut menegaskan bahwa pendekatan pemerintahan yang langsung menyentuh masyarakat menjadi salah satu strategi utama Pemkot Tangsel dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Menurut Pilar, pembangunan kota tidak cukup hanya dilakukan dari balik meja, tetapi harus diawali dengan mendengar kebutuhan warga secara langsung.

“Pemerintah harus hadir sampai ke lingkungan RT dan RW. Program seperti Saba Kampung menjadi jembatan yang efektif untuk memperkuat komunikasi, mempercepat penyelesaian persoalan masyarakat, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah,” ujar Pilar.

Program ini juga sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 74 Tahun 2016, yang menegaskan peran kecamatan dalam mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan, pembinaan masyarakat, penegakan ketenteraman dan ketertiban, hingga pengelolaan pelayanan publik secara efektif.

Sebagai kota penyangga Jakarta dengan jumlah penduduk yang telah melampaui 1,4 juta jiwa, Tangerang Selatan menghadapi tantangan perkotaan yang semakin kompleks, mulai dari kepadatan permukiman, infrastruktur lingkungan, pelayanan administrasi hingga keamanan wilayah. Karena itu, komunikasi yang intens antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci menciptakan tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan partisipatif.

Melalui Saba Kampung, Pemerintah Kecamatan Ciputat berharap budaya gotong royong dan kolaborasi semakin kuat. Program ini diharapkan bukan hanya menjadi forum penyampaian aspirasi, tetapi juga wadah bersama untuk membangun lingkungan yang aman, nyaman, serta menjadikan Ciputat sebagai kawasan yang semakin maju dan berdaya saing.

Artikulli paraprakPenalti Selamatkan Prancis, Paraguay Pulang Terhormat! Kini Maroko Datang Membawa Misi Balas Dendam
Artikulli tjetërBrasil vs Norwegia, Inggris vs Meksiko: Malam Penentuan Dua Raksasa! Siapa Bertahan, Siapa Tersingkir?