Prediksi Paraguay vs Prancis: Pembunuh Jerman Kini Tantang Mbappé di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

TANGERANG – Kejutan demi kejutan telah mewarnai Piala Dunia 2026. Setelah menyingkirkan Jerman melalui drama adu penalti, Paraguay kini kembali menghadapi tantangan yang tak kalah berat. Di babak 16 besar, Minggu (5/7/2026) dini hari WIB, mereka akan berhadapan dengan salah satu favorit juara, Prancis, di Lincoln Financial Field, Philadelphia.

Di atas kertas, Les Bleus memang jauh lebih diunggulkan. Namun kemenangan dramatis Paraguay atas Jerman menjadi pengingat bahwa tim asuhan Gustavo Alfaro bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Mereka mungkin tidak mendominasi penguasaan bola, tetapi sangat disiplin bertahan, sabar menunggu momentum, dan efektif memanfaatkan serangan balik maupun bola mati.

Sebaliknya, Prancis datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim besutan Didier Deschamps tampil meyakinkan sejak fase grup hingga membungkam Swedia 3-0 di babak 32 besar. Lini depan yang dihuni Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, Michael Olise, hingga Désiré Doué menjadi salah satu unit serang paling produktif di turnamen ini.

Namun Deschamps menolak menganggap Paraguay sebagai lawan yang mudah. Ia mengingatkan anak asuhnya bahwa cuaca ekstrem di Philadelphia, dengan suhu yang diperkirakan mendekati 38 derajat Celsius, bisa mengubah ritme pertandingan. Menurutnya, Paraguay juga memiliki kualitas melalui Julio Enciso dan Miguel Almirón, serta sudah membuktikan kemampuannya menyingkirkan Jerman.

Analis Opta Analyst menempatkan Prancis sebagai favorit kuat. Berdasarkan simulasi Opta Supercomputer, Les Bleus memiliki peluang sekitar 79,7 persen untuk menang dalam waktu normal. Model tersebut menilai kualitas lini serang Prancis, terutama Mbappé dan Olise, menjadi pembeda utama dalam pertandingan ini.

Sementara analis Squawka, Tom Dutton, menilai Paraguay akan kembali menggunakan pendekatan bertahan total dengan blok rendah dan berharap membawa pertandingan hingga babak tambahan atau adu penalti. Menurutnya, jika Prancis mampu mencetak gol lebih dulu, pertandingan berpotensi berubah menjadi milik Les Bleus. Namun bila Paraguay mampu mempertahankan skor tetap imbang hingga babak pertama, tekanan justru akan beralih kepada Prancis.

Pengamat sepak bola Indonesia Kesit Budi Handoyo dalam sejumlah analisisnya terhadap turnamen-turnamen besar kerap menilai bahwa fase gugur sangat ditentukan oleh efektivitas penyelesaian akhir dan pengalaman pemain dalam menghadapi tekanan. Dengan komposisi skuad yang lebih matang dan kedalaman pemain yang merata, Prancis dinilai memiliki keunggulan. Namun ia juga sering mengingatkan bahwa tim bertahan disiplin seperti Paraguay dapat menyulitkan lawan apabila berhasil menjaga konsentrasi hingga menit-menit akhir.

Pandangan serupa juga sering disampaikan analis sepak bola Binder Singh, yang menilai pertandingan sistem gugur lebih banyak ditentukan oleh efisiensi memanfaatkan peluang dibanding dominasi penguasaan bola. Paraguay dinilai mempunyai organisasi pertahanan yang baik, tetapi akan menghadapi ujian terberat saat harus meredam kecepatan Mbappé serta kreativitas Michael Olise.

Catatan pertemuan juga berpihak kepada Prancis. Paraguay belum pernah mengalahkan Les Bleus dalam lima pertemuan sebelumnya, termasuk dua duel di ajang Piala Dunia. Meski demikian, beberapa pertandingan berlangsung ketat dan menunjukkan Paraguay mampu membuat Prancis bekerja keras.

Prancis kemungkinan akan menguasai bola sejak menit awal dan berusaha memanfaatkan kecepatan Mbappé di sisi sayap. Paraguay hampir pasti memilih bertahan rapat dengan lima pemain di lini belakang sambil mengandalkan serangan balik cepat melalui Enciso dan Almirón. Jika skor tetap imbang hingga memasuki satu jam pertandingan, tekanan psikologis bisa berbalik menghampiri Prancis.

Prediksi Skor

Paraguay 1-3 Prancis

Artikulli paraprakBahaya Asap TPA Jatiwaringin! Warga Diminta Menjauh 1,7 Km, Polusi Disebut Lebih Parah dari Karhutla