Ribuan Warga Tumpah Ruah! Festival Bedug Teluknaga Dibidik Jadi Event Nasional

TANGERANG – Dentuman bedug yang berpadu dengan semangat kebersamaan kembali menggema di Kecamatan Teluknaga. Festival Tabuh Bedug ke-35 yang digelar Sabtu malam (30/05/2026) berlangsung meriah dan menyedot perhatian ribuan warga dari berbagai wilayah. Kegiatan tahunan tersebut bahkan dihadiri langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni bersama istri, Tinawati Andra Soni, serta Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.

Festival yang telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade itu menjadi salah satu ikon budaya masyarakat Teluknaga. Selain menjadi ajang pelestarian tradisi, kegiatan tersebut juga memperlihatkan kuatnya nilai gotong royong dan kebersamaan yang masih terjaga di tengah perkembangan zaman.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat yang terus menjaga tradisi tabuh bedug sebagai warisan budaya daerah. Menurutnya, festival tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan warga Teluknaga, tetapi juga bagian dari identitas budaya Kabupaten Tangerang.

“Festival Tabuh Bedug tingkat Kecamatan Teluknaga ini menjadi salah satu kebanggaan dan warisan budaya yang terus dijaga serta dilaksanakan setiap tahun. Ini adalah bukti nyata kecintaan masyarakat terhadap budaya yang diwariskan para pendahulu,” ujar Maesyal.

Ia menilai, keberlangsungan festival hingga memasuki penyelenggaraan ke-35 menunjukkan kuatnya komitmen masyarakat dalam melestarikan tradisi. Karena itu, pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan dikenal lebih luas hingga tingkat provinsi bahkan nasional.

“Ini bukan hanya soal budaya, tetapi juga tentang kekompakan, gotong royong, dan kebersamaan masyarakat untuk membangun daerah yang lebih maju,” tambahnya.

Kekaguman serupa disampaikan Gubernur Banten, Andra Soni. Ia mengaku terkesan melihat tingginya partisipasi masyarakat yang memenuhi lokasi acara sejak siang hingga malam hari. Menurutnya, Festival Tabuh Bedug Teluknaga memiliki potensi besar menjadi agenda budaya unggulan Provinsi Banten.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, saya bangga bisa hadir di tengah masyarakat Teluknaga. Kegiatan ini luar biasa karena menunjukkan kekompakan masyarakat yang terus menjaga tradisi budaya daerah,” kata Andra.

Bahkan, Andra menyatakan siap mendorong Festival Tabuh Bedug Teluknaga agar dapat masuk dalam kalender event budaya yang lebih besar. Ia berharap kegiatan tersebut ke depan mampu menarik perhatian wisatawan sekaligus menjadi salah satu agenda budaya berskala nasional.

Sementara itu, Camat Teluknaga, Kurnia, menjelaskan bahwa Festival Tabuh Bedug merupakan agenda rutin yang selalu dinantikan masyarakat. Sebelum memasuki perlombaan bedug pada malam hari, rangkaian acara diawali dengan karnaval budaya yang melibatkan seluruh desa di Kecamatan Teluknaga.

“Karnaval budaya tadi siang diikuti 13 desa dengan partisipasi sekitar 1.000 kendaraan roda dua dan kurang lebih 200 kendaraan roda empat. Sedangkan malam ini ada 16 peserta yang tampil dalam Festival Tabuh Bedug,” ungkap Kurnia.

Di tengah derasnya arus modernisasi, Festival Tabuh Bedug Teluknaga menjadi bukti bahwa tradisi dan budaya lokal masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Dentuman bedug yang menggema sepanjang malam bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan simbol persatuan, kebersamaan, dan penghormatan terhadap warisan budaya yang terus hidup dari generasi ke generasi. (red)

Artikulli paraprakMasjid di Tangsel Naik Kelas! Internet Gratis, Website hingga AI Mengaji Siap Layani Jamaah