Tak Perlu Putar Jauh Lagi! Jembatan Garuda Ubah Wajah Kresek, Bupati Maesual Pastikan Ekonomi Warga Ikut Terdongkrak

TANGERANG – Penantian panjang warga Kampung Dukuh, Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, akhirnya terjawab. Jembatan Garuda Kodim 0510/Tigaraksa resmi dioperasikan dan menjadi akses baru yang diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mempermudah layanan pendidikan dan pelayanan publik di wilayah tersebut.

Peresmian jembatan yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat bersama TNI Angkatan Darat itu dihadiri langsung Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Senin (29/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia melalui jajaran TNI yang telah menghadirkan infrastruktur strategis yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Menurut Maesyal, kehadiran Jembatan Garuda menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Infrastruktur tersebut diyakini akan memangkas waktu tempuh warga, memperlancar distribusi hasil usaha, hingga memudahkan anak-anak menuju sekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden melalui Pangdam Jaya yang telah membangun jembatan di Kabupaten Tangerang. Kehadiran jembatan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan ikut menggerakkan roda perekonomian daerah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menegaskan, setiap pembangunan infrastruktur harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata, bukan sekadar menjadi proyek fisik. Menurutnya, akses transportasi yang lebih baik akan membuka peluang ekonomi baru, mempercepat pelayanan publik, serta meningkatkan kualitas hidup warga di kawasan pedesaan.

“Makna pembangunan sesungguhnya adalah menghadirkan kemudahan bagi masyarakat. Infrastruktur yang dibangun harus memberikan manfaat langsung dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga akan melengkapi berbagai fasilitas penunjang di sekitar jembatan. Mulai dari pemasangan penerangan jalan umum (PJU), railing pengaman, hingga sarana pendukung lainnya agar masyarakat dapat melintas dengan lebih aman, terutama pada malam hari.

Sementara itu, Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program nasional yang menugaskan TNI Angkatan Darat membantu percepatan pembangunan jembatan di berbagai daerah. Pada hari yang sama, Kodam Jaya meresmikan tiga jembatan yang seluruhnya berhasil diselesaikan sesuai target.

“Sebelumnya masyarakat harus menempuh perjalanan yang lebih jauh. Sekarang akses menjadi lebih singkat dan efisien. Kami berharap jembatan ini dijaga bersama oleh masyarakat, TNI, Polri, dan pemerintah daerah agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” kata Letjen TNI Deddy Suryadi.

Deddy juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan wilayah yang masih membutuhkan akses jembatan. Menurutnya, usulan tersebut akan menjadi bahan survei dan evaluasi untuk pembangunan berikutnya melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Berdasarkan berbagai kajian Kementerian Pekerjaan Umum, pembangunan infrastruktur konektivitas seperti jembatan memiliki peran penting dalam menekan biaya logistik, mempercepat mobilitas masyarakat, meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah. Kehadiran Jembatan Garuda diharapkan menjadi salah satu pengungkit pembangunan dan pemerataan kesejahteraan di Kabupaten Tangerang. (red)

Artikulli paraprakTak Ada Ampun di Fase Gugur! Brasil, Jerman dan Belanda Terancam Pulang Lebih Cepat Jika Terpeleset
Artikulli tjetër11 Meter yang Menghancurkan Mimpi: Jerman dan Belanda Tumbang, Kutukan Adu Penalti Mengguncang Piala Dunia 2026