Bupati Maesyal: Ide Anak Muda, Masa Depan Tangerang!

TANGERANG — Anak muda Kabupaten Tangerang didorong tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengajak generasi muda berani melahirkan gagasan dan inovasi yang bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Maesyal saat membuka Tangerang Youth Connection (TYC) 2026 di Universitas Cendekia Abditama, Kecamatan Kelapa Dua, Rabu (16/9/2026). Mengusung tema “Youth Innovation for Sustainable Development” dan tagline “Koneksi Muda, Dampak Nyata”, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi pemuda untuk bertukar ide dan membangun kolaborasi.

Menurut Maesyal, perkembangan teknologi, ekonomi digital, dan perubahan sosial membuat generasi muda memiliki peluang semakin besar untuk ikut menentukan arah pembangunan. Karena itu, kreativitas dan kemampuan beradaptasi perlu terus dikembangkan.

“Pembangunan berkelanjutan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama, termasuk generasi muda. Generasi muda memiliki posisi yang sangat penting dalam menentukan arah masa depan Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal.

Ia meminta pemuda tidak ragu mencoba berbagai hal baru. Menurutnya, keberanian bereksperimen dapat menjadi awal munculnya inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan persoalan di lingkungan sekitar.

“Saya ingin mengajak seluruh pemuda Kabupaten Tangerang untuk tidak takut mencoba sesuatu yang baru. Inilah semangat yang saya harapkan tumbuh melalui Tangerang Youth Connection 2026,” katanya.

Pemkab Tangerang, lanjut Maesyal, berupaya membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas dan berbagai pihak lainnya dinilai penting agar ide anak muda memiliki ruang untuk berkembang menjadi karya yang lebih konkret.

“Saya percaya bahwa ketika potensi anak muda dipertemukan dengan pendidikan yang baik, teknologi, kesempatan berusaha, serta ruang untuk berkreasi, maka akan lahir berbagai inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata,” ungkapnya.

Maesyal berharap TYC 2026 tidak berhenti sebagai forum bertukar gagasan. Ia ingin kegiatan tersebut mendorong lahirnya jejaring, kolaborasi dan inovasi yang dapat ikut memperkuat pembangunan Kabupaten Tangerang.

“Jadilah generasi muda yang tidak hanya sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan di sekitarnya. Mari kita bangun Kabupaten Tangerang dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan,” pungkasnya.

Ketua Tangerang Youth Connection Ade Putra mengatakan, tema kegiatan dipilih agar inovasi yang lahir dari kalangan muda dapat diarahkan untuk menjawab persoalan nyata di daerah. TYC juga disiapkan sebagai pintu awal untuk mempertemukan gagasan dengan pengetahuan dan peluang kerja sama.

“TYC tidak kami tempatkan semata-mata sebagai forum diskusi, tetapi sebagai peluang awal untuk mempertemukan gagasan, pengetahuan, dan potensi kolaborasi,” ujar Ade.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan nantinya juga diarahkan pada proses inkubasi yang melibatkan siswa, mahasiswa dan pemuda Kabupaten Tangerang. Melalui proses tersebut, peserta diharapkan semakin memahami persoalan pembangunan daerah sekaligus mampu menghasilkan gagasan yang lebih tepat sasaran. (red)

Artikulli paraprakData Jadi Senjata Tangsel Lawan Stunting
Artikulli tjetërLurah Jangan Jadi Masalah, Jadilah Solusi!