
LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak membuka peluang besar bagi pembangunan Universitas Republik Indonesia (URI) dan pusat olahraga nasional dengan menawarkan lahan eks perkebunan milik PTPN di wilayah Rangkasbitung. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di daerah penyangga Jakarta.
Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Pemkab Lebak, Alkadri, mengatakan inisiatif tersebut muncul setelah pihaknya memperoleh informasi bahwa Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tengah mencari lahan PTPN di wilayah Bogor untuk pembangunan kampus URI dan kawasan olahraga nasional.
“Kami mencoba berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat agar pembangunan itu bisa dialihkan ke Lebak. Bogor sudah cukup padat, sedangkan Lebak memiliki ruang yang masih luas dan berpotensi dikembangkan,” ujar Alkadri, Kamis (6/8/2026).
Menurutnya, lahan perkebunan PTPN di Rangkasbitung dinilai memenuhi sejumlah kriteria. Selain sebagian areanya telah memasuki usia tanaman sekitar 30 tahun, kawasan tersebut juga sudah tidak sepenuhnya sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Lebak yang terbaru sehingga memiliki peluang untuk dialihkan pemanfaatannya.
Pemkab Lebak juga menawarkan berbagai keunggulan lokasi, mulai dari ketersediaan pasokan air baku dari Waduk Karian, akses yang dekat dengan jalan tol, hingga posisi strategis sebagai daerah penyangga ibu kota. Faktor-faktor tersebut dinilai mampu mendukung pengembangan kawasan pendidikan dan olahraga berskala nasional.
Alkadri mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima, kebutuhan lahan untuk pembangunan Universitas Republik Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 200 hektare, sedangkan pusat olahraga nasional membutuhkan sekitar 400 hektare. Luasan tersebut dinilai masih memungkinkan dipenuhi apabila pemerintah pusat mempertimbangkan opsi pembangunan di Lebak.
Sebagai informasi, Universitas Republik Indonesia (URI) merupakan perguruan tinggi kedinasan baru yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto untuk mengintegrasikan pendidikan kepemimpinan, pemerintahan, dan sains. Pada 22 Juli 2026, Presiden melantik Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI serta Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur URI. Kehadiran kampus tersebut diproyeksikan menjadi salah satu pusat pengembangan sumber daya manusia Indonesia di masa depan. (red)





