Bukan Lamine Yamal! Mikel Merino Akhiri Mimpi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026

TANGERANG – Publik sepak bola dunia menantikan duel dua generasi dalam Derby Iberia antara Spanyol dan Portugal di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Sorotan tertuju pada Lamine Yamal dan Cristiano Ronaldo, namun panggung justru menjadi milik Mikel Merino. Gelandang Spanyol itu muncul sebagai pahlawan lewat gol dramatis pada masa injury time yang memastikan La Roja menyingkirkan Portugal sekaligus mengakhiri perjalanan Ronaldo di turnamen ini.

Pertandingan yang digelar di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB, berlangsung sangat ketat. Kedua tim sama-sama disiplin menjaga pertahanan dan silih berganti membangun serangan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat skor tetap bertahan 0-0 hampir sepanjang laga.

Saat pertandingan tampak akan memasuki babak tambahan waktu, Spanyol akhirnya memecah kebuntuan. Pada menit 90+1, Mikel Merino berhasil menyambut umpan terobosan akurat dari Ferran Torres sebelum menaklukkan penjaga gawang Portugal. Gol tunggal tersebut langsung mengubah atmosfer stadion dan menjadi penentu kemenangan 1-0 bagi La Roja.

Hasil itu memastikan Spanyol melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026, sementara Portugal harus mengakhiri perjuangannya. Kekalahan tersebut juga menjadi penutup perjalanan Cristiano Ronaldo yang kembali gagal mewujudkan impiannya membawa Portugal meraih gelar juara dunia.

Kemenangan Spanyol kembali menunjukkan kedalaman skuad asuhan Luis de la Fuente. Ketika perhatian publik tertuju kepada Lamine Yamal, justru pemain-pemain berpengalaman seperti Merino mampu tampil sebagai pembeda. Filosofi permainan kolektif menjadi senjata utama La Roja untuk terus melaju di turnamen.

Analis sepak bola Spanyol Guillem Balagué menilai kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa kekuatan Spanyol tidak bergantung pada satu bintang. Menurutnya, La Roja memiliki banyak pemain yang mampu menentukan hasil pertandingan di momen-momen krusial, sesuatu yang menjadi modal penting dalam perburuan gelar juara dunia.

Statistik pertandingan juga memperlihatkan duel berlangsung seimbang. Kedua tim saling menekan sepanjang laga, namun efektivitas Spanyol pada menit-menit akhir menjadi pembeda. Gol Merino lahir dari kerja sama cepat yang menunjukkan kualitas transisi serangan La Roja ketika pertandingan memasuki fase paling menentukan.

Kini tantangan yang lebih besar sudah menanti. Dengan kemenangan dramatis tersebut, Spanyol berhak melaju ke babak perempat final dan akan menghadapi Belgia, yang sebelumnya menyingkirkan tuan rumah Amerika Serikat. Kepercayaan diri La Roja tengah berada di puncak, sementara Portugal harus pulang dengan penyesalan setelah harapan mereka pupus hanya beberapa menit sebelum laga usai. (red)

Artikulli paraprakSpanyol vs Portugal Berebut Tiket Perempat Final, Siapa Raja Semenanjung Eropa?
Artikulli tjetërAmerika Dibungkam di Rumah Sendiri! Belgia Melaju Gagah, Spanyol Sudah Menanti