
TANGERANG – Aroma persaingan semakin membara di Piala Dunia 2026. Setelah Kanada mencatat sejarah sebagai tim pertama yang memastikan tiket ke babak 16 besar usai menumbangkan Afrika Selatan 1-0, kini giliran tiga raksasa sepak bola dunia bersiap mempertaruhkan nama besar mereka pada laga babak 32 besar yang digelar Selasa dini hari hingga pagi WIB.
Sorotan utama tertuju pada duel Brasil kontra Jepang di Houston. Tim Samba datang dengan status juara Grup C dan mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Anak asuh Carlo Ancelotti tampil produktif dengan rata-rata 2,33 gol per laga, sementara lini pertahanan mereka hanya kebobolan sekali sepanjang fase grup. Di sisi lain, Jepang bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Wakil Asia itu juga mencetak rata-rata 2,33 gol per pertandingan dan belum pernah kalah dalam tiga laga grup, membuktikan disiplin taktik serta efektivitas serangan balik mereka.
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti menegaskan bahwa timnya harus menghadapi Jepang dengan kesiapan penuh. Ia meminta para pemain tampil menggunakan “pikiran, hati, dan ide permainan yang jelas” agar tidak terpeleset di fase gugur, di mana satu kesalahan kecil bisa mengakhiri perjalanan menuju gelar keenam dunia.
Laga tak kalah menarik akan tersaji saat Jerman menghadapi Paraguay. Die Mannschaft memang lebih diunggulkan setelah keluar sebagai juara Grup E, namun performa mereka belum sepenuhnya meyakinkan. Kekalahan pada laga terakhir fase grup menjadi alarm bahwa lini belakang Jerman masih menyisakan celah. Sebaliknya, Paraguay lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dan berpotensi menjadi “kuda hitam” yang siap memberi kejutan. Sejumlah pengamat Eropa tetap menempatkan Jerman sebagai favorit dengan prediksi kemenangan 3-1 berkat kreativitas Jamal Musiala dan Florian Wirtz.
Pertandingan ketiga mempertemukan Belanda melawan Maroko, duel yang banyak disebut sebagai partai paling seimbang pada hari ini. Belanda memiliki tradisi panjang di Piala Dunia, tetapi Maroko datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah terus berkembang sejak pencapaian bersejarah mereka pada edisi 2022. Banyak analis memprediksi pertandingan berlangsung ketat dan berpotensi ditentukan oleh satu momen atau bahkan adu penalti.
Secara statistik, Brasil masih menjadi tim paling konsisten di antara tiga unggulan yang tampil hari ini. Vinicius Junior telah mengoleksi tiga gol selama turnamen dan menjadi motor serangan Selecao, sementara Jepang mengandalkan kolektivitas permainan tanpa bergantung pada satu pemain saja. Faktor pengalaman di laga hidup-mati diperkirakan menjadi pembeda utama.
Pengamat sepak bola internasional menilai fase gugur tahun ini menjadi salah satu yang paling kompetitif sepanjang sejarah Piala Dunia dengan format 48 peserta. Tidak sedikit tim nonunggulan yang mampu menyaingi kekuatan tradisional sehingga peluang lahirnya kejutan masih sangat terbuka. Kanada sudah memberi contoh bahwa status bukan lagi jaminan di turnamen terbesar dunia tersebut.
Jadwal Babak 32 Besar (WIB)
Brasil vs Jepang — 00.00 WIB
Jerman vs Paraguay — 03.30 WIB
Belanda vs Maroko — 08.00 WIB
Prediksi
Brasil 2-1 Jepang
Jerman 3-1 Paraguay
Belanda 1-0 Maroko





