
KOTA TANGERANG – Komitmen pelayanan publik yang cepat dan responsif kembali digaungkan Pemerintah Kota Tangerang. Namun di lapangan, sejumlah persoalan klasik yang kerap dikeluhkan warga masih terus berulang.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa setiap aduan masyarakat harus ditindaklanjuti secara cepat dan tepat dalam Rapat Evaluasi Bulanan di Puspem Kota Tangerang, Rabu (15/04/2026).
“Setiap laporan yang masuk harus dijawab dan diselesaikan dengan tindakan nyata,” tegasnya.
Penegasan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa berbagai persoalan seperti TPS liar, parkir liar, hingga fasilitas umum yang tidak optimal, masih menjadi keluhan yang kerap muncul dari masyarakat.
Di sejumlah titik, keberadaan tempat pembuangan sampah liar dinilai belum sepenuhnya tertangani secara permanen. Penanganan yang bersifat sementara sering kali membuat lokasi yang sudah dibersihkan kembali digunakan.
“Tidak boleh ada TPS liar dibiarkan. Harus segera ditangani hingga tuntas,” ujar Sachrudin.
Hal serupa juga terjadi pada praktik parkir liar yang masih ditemukan di beberapa ruas jalan. Kondisi ini tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga berdampak langsung pada kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan.
Selain itu, fasilitas halte yang belum berfungsi optimal turut menjadi catatan. Penataan yang belum merata menunjukkan perlunya koordinasi lebih kuat, termasuk dengan pihak yang memiliki kewenangan aset.
Di sisi internal, penerapan Work From Home (WFH) juga tak luput dari perhatian. Pengawasan diminta diperketat agar fleksibilitas kerja tidak menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Terkait WFH, pengawasan harus lebih disiplin. Jika perlu, lakukan pengecekan langsung,” tambahnya.
Kepala perangkat daerah pun didorong untuk tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif turun ke lapangan memastikan kondisi riil sesuai dengan laporan yang diterima.
Evaluasi ini menjadi momentum penting bagi Pemkot Tangerang untuk membuktikan bahwa respons cepat bukan sekadar jargon, melainkan benar-benar dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. (red)





