Sachrudin: Jangan Sampai Pengusaha Merasa Dipersulit

KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong pelayanan yang lebih mudah bagi pelaku usaha. Bukan hanya soal perizinan, Pemkot juga memperkuat pendampingan agar pengusaha bisa menjalankan kewajibannya sekaligus lebih fokus mengembangkan bisnis.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang rutin digelar setiap tiga bulan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan pemerintah kepada dunia usaha. Menurutnya, pelaku usaha perlu mendapat pemahaman sekaligus pendampingan agar mampu memenuhi kewajiban pelaporan dan mengembangkan usahanya.

“Kita ingin pengusaha di Kota Tangerang terus maju dan berkembang. Karena itu, pemerintah harus hadir melalui pembinaan dan pendampingan,” ujar Sachrudin.

Sekitar 100 pelaku usaha mengikuti Bimtek tersebut. Sachrudin berharap pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi dapat membantu pelaku usaha menjalankan bisnis secara lebih baik dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Ia juga meminta jajaran Pemkot Tangerang aktif membantu ketika masyarakat maupun pengusaha menemui kendala dalam proses pelayanan. Menurutnya, pemerintah harus mengetahui persoalan di lapangan dan tidak membiarkan masyarakat merasa kesulitan saat mengurus kebutuhan usahanya.

“Saya sudah instruksikan, jangan sampai ada masyarakat yang merasa dipersulit. Kalau ada kesulitan, kita harus jemput dan cari tahu persoalannya,” tegasnya.

Sachrudin menambahkan, kemudahan dan kepastian pelayanan menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana usaha yang nyaman. Pemkot Tangerang, kata dia, terbuka bagi investor yang ingin mengembangkan usahanya dengan tetap memberikan pendampingan sesuai ketentuan.

“Kalau ada yang ingin berinvestasi, kita sambut dan kita dampingi. Yang penting pelaku usaha nyaman dan usahanya bisa terus berkembang di Kota Tangerang,” tuturnya.

Ia berharap berbagai capaian dan penghargaan yang diterima Pemkot Tangerang menjadi pemacu untuk terus melakukan inovasi pelayanan. Sachrudin juga melihat perkembangan investasi dan perekonomian daerah masih menunjukkan tren positif sehingga Kota Tangerang tetap memiliki daya tarik bagi dunia usaha. (red)

Artikulli paraprakDari Panggung ke Digital, Budaya Tangerang Makin Hidup
Artikulli tjetërPilar dan Diskominfo Dorong Talenta Digital Tangsel