Pilar dan Diskominfo Dorong Talenta Digital Tangsel

TANGSEL – Perkembangan dunia digital membuka ruang besar bagi anak muda untuk berkarya. Peluang itu mulai diperkuat Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui pelatihan produksi konten digital bagi pemuda di Kelurahan Buaran.

Kegiatan yang digagas Karang Taruna Kelurahan Buaran tersebut merupakan tindak lanjut usulan F1 Musrenbang 2025. Pelatihan diarahkan untuk membekali pemuda dengan kemampuan membuat konten sekaligus menggunakan teknologi secara kreatif dan produktif.

Kepala Diskominfo Tangsel, Tb. Asep Nurdin, mengatakan keterampilan digital kini menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda. Menurutnya, Tangsel membutuhkan anak-anak muda yang mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus menghasilkan karya dari kemampuan tersebut.

“Sekarang ini Tangsel membutuhkan anak-anak muda yang paham digitalisasi. Kemampuan seperti ini banyak dicari dan menjadi bekal penting bagi anak muda untuk menghadapi perkembangan zaman,” ujar Asep, Rabu (23/9/2026).

Asep juga mendorong fasilitas internet yang telah disediakan Pemkot Tangsel dimanfaatkan untuk kegiatan yang bermanfaat. Diskominfo memiliki program WiFi gratis di sejumlah ruang publik, termasuk balai warga dan sekretariat Karang Taruna, yang dapat menunjang aktivitas belajar maupun produksi konten.

Selain akses internet, generasi muda juga memiliki ruang untuk menunjukkan kreativitas melalui program Ngontenin Tangsel. Program tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk membuat konten digital, dengan hadiah hingga Rp3 juta bagi pemenang pertama.

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, sebelumnya juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi. Menurut Pilar, kemajuan teknologi harus diimbangi sumber daya manusia yang mampu menguasai dan memanfaatkannya.

Pilar juga mendorong ruang kreativitas bagi anak muda karena sektor kreatif berkaitan erat dengan perkembangan ekonomi dan potensi generasi muda. Dalam berbagai program kreatif Tangsel, ia mengajak anak muda menuangkan gagasan melalui karya dan inovasi.

Asep berharap pelatihan di Buaran tidak berhenti pada kemampuan menggunakan perangkat atau media sosial. “Jangan hanya menjadi pengguna teknologi. Anak-anak muda juga harus mampu menghasilkan sesuatu dari teknologi, termasuk membuat konten yang kreatif, informatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Buaran Linda Hermawati. Kolaborasi kelurahan, Diskominfo dan Karang Taruna diharapkan melahirkan lebih banyak pemuda kreatif yang mampu memanfaatkan ruang digital untuk berkarya sekaligus memperkenalkan potensi wilayahnya. (red)

Artikulli paraprakSachrudin: Jangan Sampai Pengusaha Merasa Dipersulit
Artikulli tjetërJangan Asal Jempol, Pelajar Tangerang Diingatkan