
KOTA TANGERANG – Wajah haru dan bahagia tampak jelas di antara ratusan jemaah haji yang memadati Masjid Raya Al-A’zhom, Kota Tangerang. Di antara mereka, berdiri perlahan seorang lansia yang menggenggam tas kecilnya—langkahnya mungkin tak lagi sekuat dulu, namun tekadnya menuju Tanah Suci tetap teguh.
Tahun ini, perjalanan ibadah haji terasa berbeda. Asrama Haji Grand El Hajj di Cipondoh resmi difungsikan, membuat jemaah asal Banten tak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke Pondok Gede. Bagi para lansia, perubahan ini bukan sekadar kemudahan, melainkan kelegaan.
“Biasanya harus jauh, sekarang dekat sekali. Jadi tidak terlalu capek,” ujar seorang jemaah lansia dengan mata berkaca-kaca.
Data menunjukkan, dari total 9.192 jemaah haji asal Banten yang diberangkatkan dalam 24 kloter, terdapat sekitar 80 jemaah berisiko tinggi, termasuk lansia. Bahkan, jemaah tertua tercatat berusia 82 tahun—sebuah perjalanan spiritual yang penuh makna di usia senja.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyebut hadirnya asrama haji di Cipondoh sebagai bentuk pelayanan yang lebih manusiawi, terutama bagi jemaah lansia.
“Kita ingin memastikan para jemaah, khususnya lansia, bisa berangkat dengan nyaman dan tidak kelelahan sejak awal perjalanan,” ujarnya dalam acara pelepasan jemaah haji di Masjid Raya Al-A’zhom, Selasa (21/04/2026).
Kemudahan ini juga diperkuat dengan fasilitas fast track keimigrasian yang memungkinkan jemaah tidak perlu antre lama saat tiba di Arab Saudi. Hal ini menjadi keuntungan besar bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik.
Di tengah suasana haru, doa-doa mengalir dari keluarga yang mengantar. Ada yang memeluk erat orang tuanya, ada pula yang tak kuasa menahan air mata saat melepas kepergian orang tercinta menuju ibadah yang telah lama dinantikan.
Perjalanan haji bagi para lansia bukan sekadar ibadah, tetapi juga penutup perjalanan hidup yang sarat makna. Setiap langkah, setiap doa, menjadi bukti keteguhan iman yang tak lekang oleh usia.
Dengan keberangkatan yang kini lebih dekat dari rumah, harapan pun tumbuh—agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, sehat, dan kembali membawa haji yang mabrur. (red)





