
SEMARANG – Upaya pencarian pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet kembali dilanjutkan. Basarnas Semarang, Jawa Tengah, mengerahkan sekitar 70 personel gabungan SAR dan relawan untuk menyisir jalur pendakian, Selasa (6/1/2026).
Staf Basarnas Semarang, Handika Hengki, mengatakan jumlah personel yang diterjunkan kali ini sengaja dibatasi. Dari sekitar 120 orang yang sempat mendaftar, hanya 70 orang yang akhirnya diberangkatkan dan dibagi ke dalam empat tim.
“Ya, saat ini kami bersama sukarelawan melanjutkan pencarian yang dimulai dari basecamp (titik kumpul) pada pukul 07.00 WIB. Saat ini diperkirakan tim pencari dan penyelamat ini sudah sampai di pos pertama jalur pendakian,” katanya dikutip ANTARA, Selasa (6/1/2026).
Menurut Handika, pembatasan jumlah personel dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai risiko di lapangan. Basarnas memprioritaskan anggota dan relawan yang telah memiliki kualifikasi serta spesifikasi sesuai kebutuhan pencarian di medan ekstrem.
Meski demikian, Basarnas tetap mengizinkan ayah korban, Dhani, untuk ikut serta dalam proses pencarian anaknya.
“Kemarin memang nggak jadi mendaki mencari korban karena ditutup. Dengan kondisi cuaca cerah, cuma hari ini keluarga bersama tiga tim ikut naik untuk menyisir di pos tiga dan pos lima ke bawah, sedangkan lainnya melakukan penyapuan ke lokasi puncak aliran air batas vegetasi yang berada di batas jalur Baturaden, Banyumas,” katanya.
Handika menjelaskan, titik pencarian difokuskan berdasarkan keterangan saksi terakhir yang bersama korban.
“Jadi, berdasarkan saksi Himawan, Syafiq Ridhan Ali tersesat karena sebelumnya korban sempat mengalami kram sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan,” katanya.
Saat ini, sebanyak 62 personel dilaporkan telah melewati pos satu. Operasi pencarian lanjutan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari dan akan dihentikan pada Rabu (7/1/2026).
“Pencarian dilakukan mulai hari ini dan akan dihentikan besok, Rabu (7/1). Semoga korban dapat segera ditemukan dengan selamat,” katanya.
Syafiq Ridhan Ali Razan (18), warga Kramat Utara, Magelang Utara, dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Ia mendaki bersama rekannya, Himawan Choidar Bahran, warga Secang, Magelang, pada Jumat (27/12/2025). Himawan berhasil ditemukan tim SAR pada Selasa (30/12/2025), sementara Syafiq hingga kini masih dalam pencarian.
