
TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur hingga wilayah barat. Sejumlah proyek strategis seperti peningkatan jalan, pembangunan jembatan, dan perbaikan drainase kini dikebut untuk membuka akses antarwilayah.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan. Menurutnya, wilayah barat seperti Kresek, Kronjo, dan Gunung Kaler memiliki potensi ekonomi besar yang harus ditunjang infrastruktur memadai.
“Pemerataan pembangunan ini penting agar semua warga Kabupaten Tangerang merasakan manfaatnya. Infrastruktur yang baik akan memudahkan mobilitas dan membuka peluang ekonomi baru,” ujar Maesyal Rasyid, Senin (03/11/2025).
Saat ini, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang tengah menyelesaikan sedikitnya 25 paket proyek jalan dan jembatan di kawasan barat dengan total nilai mencapai Rp180 miliar. Beberapa ruas yang menjadi prioritas antara lain Jalan Kronjo–Muncung, Jembatan Koper–Rancagong, dan peningkatan jalan antar-desa di Kecamatan Gunung Kaler.
Selain membuka konektivitas, pembangunan ini juga diarahkan untuk memperkuat akses ke pusat ekonomi lokal, seperti pasar rakyat dan sentra pertanian.
“Kalau aksesnya lancar, roda ekonomi di desa bisa lebih hidup. Kita ingin semua wilayah tumbuh bersama,” tambah Bupati.
Pemkab Tangerang menargetkan seluruh proyek infrastruktur strategis di wilayah barat rampung sebelum pertengahan 2026 sebagai bagian dari visi Tangerang Mandiri, Maju, dan Sejahtera.





