Usai El Clasico, Real Madrid Umumkan Perpisahan dengan Xabi Alonso.

SPANYOL – Xabi Alonso resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama Real Madrid. Keputusan itu diumumkan klub satu hari setelah kekalahan 2–3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol di Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu (11/01/2026).

Real Madrid menyatakan hubungan kerja dengan Xabi Alonso berakhir atas kesepakatan bersama, dan bukan pemecatan sepihak. Pernyataan resmi klub menegaskan penghormatan atas kontribusi Xabi Alonso sebagai legenda klub, baik di masa bermain maupun saat menukangi tim.

Kekalahan dari Barcelona itu menjadi salah satu hasil yang menghiasi perjalanan Xabi Alonso bersama Madrid. Meskipun tim sempat menunjukkan performa impresif di awal musim, termasuk beberapa kemenangan penting, konsistensi hasil akhir dinilai kurang memuaskan. Beberapa pengamat menyebut tekanan tinggi di ruang ganti dan dinamika hubungan dengan sejumlah pemain senior menjadi faktor yang memengaruhi keputusan pergantian pelatih.

Sebagai pengganti, Álvaro Arbeloa ditunjuk sebagai pelatih baru Real Madrid, di mana ia diperkirakan akan menangani tim utama dalam jangka pendek atau hingga akhir musim. Arbeloa sebelumnya menjadi pelatih di tim Castilla dan memiliki sejarah panjang bersama Real Madrid sebagai pemain dan pelatih di akademi.

“Saya berterima kasih kepada Xabi Alonso atas dedikasi dan profesionalismenya. Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya,” demikian pernyataan singkat pihak klub menjelang pengumuman promosi Arbeloa.

Pergantian pelatih terjadi di tengah kompetisi yang padat, di mana Real Madrid kini fokus melanjutkan perburuan gelar domestik dan tampil kompetitif di kompetisi Eropa. Langkah cepat klub menunjuk Arbeloa menunjukkan kesiapan manajemen menghadapi tantangan musim yang masih panjang. (jn)

Berita sebelumyaDrama El Clasico di Jeddah, Barcelona Kembali Angkat Piala Super
Berita berikutnyaKabar Baik! Program Bedah Rumah Tangsel 2026 Sasar Ratusan Warga