
TANGERANG — Perayaan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang pada 2026 diarahkan pada kegiatan yang menyentuh kehidupan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Tangerang memilih memperkuat nilai spiritual, kepedulian sosial, dan kebersamaan sebagai bagian dari peringatan hari bersejarah tersebut.
Alih-alih menjadikan pesta besar dan konser artis papan atas sebagai pusat acara, rangkaian peringatan tahun ini diisi dengan istighosah, doa bersama, santunan anak yatim, sunatan massal, hingga pelayanan isbat nikah. Pendekatan tersebut diharapkan menjadi ruang refleksi atas perjalanan daerah sekaligus pengingat bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, hari jadi daerah semestinya menjadi kesempatan untuk mengevaluasi pencapaian pembangunan dan menyusun langkah bersama menghadapi tantangan berikutnya. Menurut dia, rasa syukur perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan yang masih menanti.
“Rasa syukur perlu ditempatkan sebagai bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah. Hari jadi tahun 2026 ini yang penting menyentuh pada sisi substansi, yakni kita melihat perjalanan Kabupaten Tangerang dari tahun ke tahun dan capaian yang sudah diraih serta agenda ke depan yang harus bersama-sama kita sukseskan,” ujar Maesyal, Rabu (7/10/2026).
Ia juga menekankan bahwa kemajuan ekonomi dan infrastruktur perlu ditopang oleh kehidupan sosial yang kuat. Karena itu, pembentukan karakter, kepedulian terhadap sesama, serta semangat persatuan dinilai menjadi bagian penting dalam perjalanan Kabupaten Tangerang menuju masa depan.
Ketua Pelaksana Kegiatan HUT Kabupaten Tangerang, dr. Endang Widyastiwi, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah diawali dengan istighosah di Pendopo Bupati Tangerang. Agenda tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional dan diisi khotmil Quran 30 juz, zikir, doa bersama, serta santunan bagi anak yatim.
“Konsepnya kita menyentuh pada sisi substansi sesuai arahan pimpinan. Yakni, meningkatkan nilai spiritual, sosial dan kemasyarakatan,” kata Endang.
Rangkaian selanjutnya meliputi tasyakuran pada 8 Oktober, isbat nikah pada 9 Oktober, serta Sportainment Gemilang KORPRI Night Run pada 10 Oktober 2026. Puncak peringatan dijadwalkan berlangsung pada 13 Oktober melalui apel di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, dilanjutkan rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang.
Dalam agenda Tangerang Bersyukur, masyarakat juga akan mengikuti kegiatan keagamaan yang menghadirkan sejumlah ulama dan penceramah, antara lain Abuya Muhtadi Dimyati, KH Ubaidillah, dan KH Hafidz Hawasyi. Sementara itu, sunatan massal menjadi salah satu bentuk kegiatan sosial yang disiapkan untuk masyarakat.
Warga juga mendapat kesempatan menikmati hiburan tanpa biaya melalui wahana bermain anak dan pasar malam gratis di Alun-alun Tigaraksa, kawasan Puspemkab Tangerang, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa. Fasilitas hiburan tersebut dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 12 hingga 19 Oktober 2026.
Melalui rangkaian tersebut, peringatan usia ke-394 Kabupaten Tangerang diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Pemerintah daerah ingin menjadikan momentum ini sebagai penguat kebersamaan, sekaligus mengajak masyarakat ikut menjaga hasil pembangunan dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Endang berharap Kabupaten Tangerang terus berkembang dengan masyarakat yang semakin sejahtera dan kehidupan yang diliputi keberkahan. Semangat hari jadi, menurutnya, perlu diwujudkan melalui kepedulian dan kerja bersama, bukan sekadar kemeriahan sesaat. (Red)





