
TANGERANG – Suasana pelayanan di Kantor Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, mendadak berbeda pada Rabu (08/04/2026). Di tengah antrean warga yang mengurus dokumen kependudukan, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, hadir langsung melakukan inspeksi mendadak untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.
Kunjungan tersebut bukan sekadar formalitas. Bupati Maesyal ingin melihat langsung bagaimana masyarakat dilayani, sekaligus memastikan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan birokrasi yang cepat, transparan, dan berpihak kepada warga benar-benar dirasakan di lapangan.
Di sela peninjauan, ia menyempatkan berdialog dengan warga. Salah satunya seorang remaja yang baru pertama kali mengurus KTP. Pengalaman singkat namun berkesan itu menjadi gambaran nyata perubahan pelayanan publik di Kabupaten Tangerang.
Remaja tersebut mengaku proses pembuatan KTP miliknya hanya memakan waktu sekitar 30 menit sejak pendaftaran. Kecepatan itu menjadi bukti bahwa pelayanan administrasi kependudukan kini semakin efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Saya ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik. Tadi kita lihat sendiri, hanya sekitar setengah jam KTP sudah selesai. Ini bukti bahwa birokrasi kita terus berbenah,” ujar Maesyal.
Lebih dari sekadar cepat, Bupati juga menegaskan bahwa seluruh layanan administrasi kependudukan diberikan secara gratis. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jasa perantara dan berani melapor jika menemukan praktik pungutan liar.
“Kalau ada yang meminta uang, segera laporkan. Semua layanan ini gratis. Jangan lewat calo, datang langsung ke loket pelayanan,” tegasnya.
Ia pun memberikan apresiasi kepada para petugas yang dinilai telah bekerja dengan baik. Menurutnya, pelayanan publik tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga sikap yang humanis, responsif, dan informatif kepada masyarakat.
Sementara itu, salah satu warga, M. Raihan, mengaku terkejut dengan kemudahan layanan yang ia terima. Pengalaman pertamanya mengurus KTP menjadi momen yang tak terlupakan.
“Tadi saya urus KTP pemula, prosesnya mudah dan cepat sekali. Tidak sampai setengah jam sudah jadi. Terima kasih atas pelayanannya yang nyaman,” ungkap Raihan.
Kunjungan ini menjadi gambaran bahwa perubahan pelayanan publik bukan hanya slogan, melainkan kenyataan yang mulai dirasakan masyarakat. Di balik selembar KTP yang selesai dalam hitungan menit, tersimpan harapan akan birokrasi yang semakin dekat, cepat, dan manusiawi. (red)





