
TANGSEL – Dua titik putar balik kendaraan di Jalan Rawa Buntu, Serpong, mulai diuji coba Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama kepolisian, Senin (28/9/2026).
Pada hari pertama, arus kendaraan di ruas yang menjadi lokasi simulasi terpantau lancar. Namun, kondisi tersebut belum menjadi dasar penetapan lokasi U-turn secara permanen karena pengujian masih berlangsung selama tiga hari.
Uji coba dilakukan mulai dari Simpang Tiga Kencana Raya hingga Simpang Tiga Tekno. Dua titik putar balik sementara berada di depan SPBU dan sekitar Sate Pak Naryo.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Tangsel, Martha Lena, mengatakan simulasi diperlukan untuk melihat pola pergerakan kendaraan sebelum dilakukan penataan median jalan.
“Uji coba ini merupakan kolaborasi antara Pemkot Tangsel dan Kepolisian untuk melakukan simulasi pengaturan arus lalu lintas, sekaligus melihat bagaimana kondisi apabila akan dilakukan pembangunan median dan pengaturan titik lokasi putar balik atau U-turn,” ujar Martha.
Dari sisi rencana teknis, U-turn di depan SPBU diproyeksikan memiliki lebar sekitar 35 meter, sedangkan titik di sekitar Sate Pak Naryo sekitar 25 meter. Kedua lokasi tersebut masih akan dipantau untuk melihat dampaknya terhadap kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Dishub bersama kepolisian juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi maupun masukan selama masa uji coba. Hasil pemantauan dan tanggapan warga akan menjadi bahan untuk menentukan apakah kedua titik tersebut tetap digunakan atau perlu disesuaikan.
“Ini kan ada waktu tiga hari kita uji coba. Nanti Kepolisian dan Dinas Perhubungan akan melakukan pengaturan, pemantauan dan pengawasan. Masukan dari masyarakat juga akan kita kolaborasikan untuk menentukan apakah lokasi ini dipastikan di dua titik ini atau akan ada perubahan lebih lanjut,” jelasnya.
Apabila evaluasi menunjukkan pola tersebut mampu mendukung kelancaran, keselamatan dan ketertiban lalu lintas, penataan akan dilanjutkan melalui pembangunan median. Pekerjaan tersebut direncanakan mulai sekitar dua pekan mendatang oleh Dinas SDABMBK.
Median baru diproyeksikan memiliki lebar sekitar lima meter dan akan menyesuaikan kondisi yang sudah ada. Median eksisting tidak dibongkar, melainkan dirapikan dan dilanjutkan dengan penambahan bagian baru.
Martha meminta pengguna jalan berhati-hati selama simulasi berlangsung dengan mengikuti rambu serta arahan petugas. Masyarakat juga diharapkan aktif memberikan masukan agar pola pengaturan yang diterapkan nantinya benar-benar sesuai dengan kondisi Jalan Rawa Buntu.
“Kami berharap para pengguna jalan dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan dari petugas kepolisian maupun Dinas Perhubungan, mengurangi kecepatannya dan yang pasti memperhatikan keselamatan,” imbaunya. (red)




