Porprov Banten 2026 Makin Dekat, Tangsel Siapkan 40 Rumah Sakit.

TANGSEL – Keselamatan atlet menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Untuk mengantisipasi kondisi darurat selama pertandingan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel menyiapkan 79 unit ambulans dan 237 personel medis yang akan ditempatkan di berbagai lokasi pertandingan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar, mengatakan kesiapan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan perlindungan kesehatan bagi atlet, panitia, maupun pihak lain yang terlibat dalam penyelenggaraan Porprov. Tim medis yang diterjunkan terdiri dari dokter, perawat, serta pengemudi ambulans.

“Jadi kami menyiapkan 79 ambulan dengan 237 personel terdiri dari dokter, perawat, kemudian juga driver ambulan. Mereka ditempatkan di masing-masing venue,” ujar Allin, Kamis (5/11/2026).

Tidak hanya mengandalkan layanan medis di lokasi pertandingan, Dinkes juga memperkuat dukungan fasilitas kesehatan. Sebanyak 31 rumah sakit di wilayah Tangsel dan sembilan rumah sakit penyangga di luar kota disiapkan untuk mendukung pelayanan selama kompetisi. Dengan demikian, terdapat 40 rumah sakit yang masuk dalam skema penanganan kesehatan Porprov. Selain itu, 35 puskesmas juga tetap disiagakan.

Kesiapan tersebut menjadi penting mengingat pertandingan olahraga memiliki risiko cedera maupun gangguan kesehatan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Allin menyinggung kejadian meninggalnya seorang atlet saat mengikuti ajang olahraga di Jawa Tengah sebagai pengingat bahwa kondisi fisik peserta tidak boleh diabaikan.

Ia mengimbau para atlet agar mengenali batas kemampuan tubuh masing-masing. Koordinasi antara atlet, wasit, dan penyelenggara juga perlu diperkuat supaya peserta yang mengalami gangguan kesehatan atau tidak sanggup melanjutkan pertandingan tidak dipaksakan untuk tetap bertanding.

“Ya, sebenarnya kita lebih mengimbau, pertama kepada para atlet juga. Kemudian, itu harus kerja sama juga dengan wasit dan lain-lain. Jadi, sebenarnya kita lebih ke mengantisipasi, mungkin lebih mengingatkan pada saat ada peserta yang memang sudah tidak bisa menjalankan pertandingan, ya mungkin itu yang harus kita paling jangan dipaksakan,” tuturnya.

Porprov VII Banten 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15–23 November 2026. Dengan dukungan ambulans, tenaga medis, rumah sakit, dan puskesmas, Dinkes Tangsel berharap seluruh pertandingan dapat berjalan aman. Respons medis yang cepat dan tepat juga diharapkan mampu mengurangi risiko serta mencegah kondisi kesehatan atlet berkembang menjadi lebih serius. (red)

Artikulli paraprakDuit Investor Mengalir ke Tangerang, Ribuan Lapangan Kerja Ikut Terbuka
Artikulli tjetër30 Perusahaan Diguyur CSR Award, Beasiswa Jadi Salah Satu Kontribusi