
CILEGON – Misteri pembunuhan bocah berinisial MAMH (9), anak seorang politisi PKS Kota Cilegon, akhirnya mulai terkuak. Polisi berhasil menangkap terduga pelaku pada Jumat, 2 Januari 2026, setelah aksinya terekam kamera pengawas saat mendatangi rumah tokoh politik setempat.
Pelaku diamankan ketika memasuki rumah mantan anggota DPRD Kota Cilegon, Roisyudin Sayuti, dengan membawa senjata tajam. Gerak-geriknya yang mencurigakan tertangkap kamera CCTV, sehingga pemilik rumah langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
“Alhamdulillah (sudah ditangkap),” ujar Dirkrimum Polda Banten, Kombes Dian Setyawan, melalui pesan singkatnya, Sabtu (3/1/2026).
Meski demikian, kepolisian belum membeberkan identitas maupun motif pelaku dalam pembunuhan tragis terhadap bocah berusia 9 tahun tersebut. Dian menyampaikan bahwa keterangan resmi akan disampaikan langsung oleh pimpinan Polda Banten.
“Sabar ya, biar nanti Pak Kapolda yang presscon,” jelasnya.
Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Satreskrim Polres Cilegon, Ditreskrimum Polda Banten, dan Brimob Polda Banten. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap motif serta rangkaian peristiwa pembunuhan tersebut.
Korban Tewas dengan Banyak Luka Tusuk
MAMH ditemukan tewas di rumahnya sendiri di Komplek Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Kota Cilegon, pada pertengahan Desember 2025 lalu. Bocah malang itu diketahui merupakan anak dari Maman Suherman, Dewan Pakar DPC PKS Kota Cilegon.
Korban merupakan siswa SD Al Azhar 40 Kota Cilegon. Jenazahnya dimakamkan pada Rabu, 17 Desember 2025, sekitar pukul 13.00 WIB.
Saat ditemukan, tubuh korban dipenuhi luka tusuk, memicu duka mendalam sekaligus tanda tanya besar di tengah masyarakat. Sempat beredar dugaan bahwa korban tewas akibat perampokan, namun tidak ada satu pun barang berharga yang hilang dari dalam rumah.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami kasus tersebut.
“Anaknya sangat penurut, ibadahnya bagus meski baru 9 tahun. Ketaatannya kepada orang tua luar biasa dan bisa jadi contoh untuk anak-anak seusianya,” jelasnya.





