
TANGERANG – Kemenangan dramatis Persita Tangerang di markas Arema FC menjadi lebih dari sekadar tambahan tiga poin. Hasil tersebut kini menjadi bahan bakar kepercayaan diri Pendekar Cisadane untuk menyapu bersih dua laga tersisa di paruh pertama BRI Super League 2025/2026.
Bek Persita, Charisma Fathoni, menegaskan timnya tidak ingin berhenti sampai di situ. Dengan dua pertandingan tersisa melawan Persis Solo (4/1/2026) di Stadion Manahan dan menjamu Borneo FC (9/1/2026) di Indomilk Arena, Persita mengincar kemenangan lanjutan demi menjaga posisi di papan atas klasemen.
Persita sebelumnya sukses menundukkan Arema FC dengan skor tipis 1-0 dalam laga tunda pekan ke-8 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (30/12/2025). Gol tunggal Aleksa Andrejic pada menit ke-90 memastikan Pendekar Cisadane menutup tahun 2025 dengan hasil manis.
Pada laga tersebut, Toni sapaan akrab Charisma Fathoni tampil sebagai starter dan berduet dengan Tamirlan Kozubaev di jantung pertahanan. Ia menyebut kemenangan ini lahir dari kerja keras seluruh pemain, terutama karena diraih dalam situasi yang tidak mudah.
“Pertandingan yang luar biasa. Alhamdulillah kami bisa mendapat tiga poin yang sangat berharga karena tak sulit ketika tampil di sebuah laga tandang,” ujar Toni dikutip dari laman resmi tim, Rabu (31/12/2025).
“Saya mau memberikan apresiasi kepada rekan setim karena telah berjuang dari awal hingga menit akhir.”
Ujian Persita di laga tersebut terbilang berat. Bek kanan Mario Jardel harus ditarik keluar lebih awal akibat cedera, sementara Andrea Rindorindo menerima kartu merah pada menit ke-69 setelah melanggar penyerang Arema FC, Dedik Setiawan. Kondisi ini memaksa Persita bermain dengan 10 pemain hingga akhir laga.
Meski demikian, Persita tetap mampu menjaga disiplin permainan dan menunjukkan daya juang tinggi. Pergantian pemain yang dilakukan pelatih terbukti efektif hingga akhirnya gol penentu kemenangan tercipta di menit-menit akhir pertandingan.
“Dengan banyaknya perubahan strategi dan kejadian-kejadian di pertandingan. Saya harap kita satu tim bisa terus menjaga kekompakan. Bisa terus menjalankan instruksi pelatih, dan kami pasti ingin mendapat tiga poin di laga-laga selanjutnya,” pungkas Toni.
Tambahan tiga poin dari Kanjuruhan mendongkrak posisi Persita ke peringkat kelima klasemen sementara. Hingga kini, Pendekar Cisadane telah mengoleksi 25 poin hasil dari tujuh kemenangan, empat kali imbang, dan empat kekalahan modal berharga untuk menatap dua laga penutup paruh musim.





