Lewat 13 Program Akselerasi, Kemenimipas Wujudkan Kepedulian Sosial untuk Warga Badui

LEBAK – Wujud kepedulian terhadap masyarakat adat, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) bersama Yayasan Arridho Berdikari Sejati menyalurkan 1.000 paket sembako bagi warga Suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten.

Ketua Panitia Penyelenggara Bakti Sosial, H Tommy, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat Badui sekaligus mempererat hubungan sosial.

“Penyaluran bantuan paket sembako itu guna meringankan beban ekonomi masyarakat Suku Badui,” ujar Tommy di Lebak, Minggu (9/11/2025).

Tommy menjelaskan, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk sinergi dan kepedulian sosial dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, terutama pada aspek pelayanan masyarakat dan pemberdayaan sosial.

Sebanyak 1.000 paket sembako dibagikan di tiga titik lokasi, yakni di Rumah Jaro Kanekes sebanyak 655 paket, Rumah Ketua Pemuda Desa Kanekes 215 paket, serta Kampung Landeuh yang merupakan wilayah mualaf Badui sebanyak 130 paket.

“Kami berharap kegiatan penyaluran paket sembako dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat Badui,” ujar Tommy yang juga pendiri Yayasan Arridho Berdikari Sejati.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Ali Syeh Banna, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Badui yang telah menyambut baik kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi sebagai wujud nyata program 13 akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Atas nama Kanwil Ditjenpas Banten dan seluruh UPT, kami mengapresiasi kegiatan baksos di permukiman Badui yang berjalan lancar,” katanya.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Rangkasbitung, Muarif Khakim, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pelaksanaan program kementerian yang berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat.

“Dengan berkolaborasi melalui 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Badui,” ujarnya.

Artikulli paraprakTangsel Flona Festival 2025: Saat Anggrek Jadi Simbol Cinta dan Kreativitas Kota
Artikulli tjetërPeringati Hari Pahlawan, Wali Kota Tangsel Ajak Generasi Muda Jadi Teladan Berilmu dan Berakhlak