Jelang Puncak Mudik 2026, Ribuan Kendaraan Padati Arah Merak, Antrean Mulai Terlihat

CILEGON – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, pergerakan kendaraan menuju Pelabuhan Merak di Cilegon mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Ribuan pemudik dari berbagai daerah perlahan memadati jalur penyeberangan menuju Pulau Sumatera, membawa harapan untuk bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, arus lalu lintas di kawasan pelabuhan terpantau ramai namun masih terkendali. Kendaraan pribadi, bus, hingga angkutan logistik terlihat bergerak bertahap menuju area antrean kapal. Meski belum terjadi kepadatan ekstrem, peningkatan volume kendaraan mulai terasa, terutama pada jam-jam tertentu.

Kondisi serupa juga terlihat di ruas Tol Tangerang–Merak yang menjadi akses utama menuju pelabuhan. Data terbaru menunjukkan adanya kenaikan volume kendaraan sekitar 2 persen dibandingkan hari normal, dengan puluhan ribu kendaraan melintas setiap harinya melalui titik-titik gerbang tol utama.

Juru bicara operator tol, Uswatun Hasanah, menjelaskan bahwa meskipun terjadi peningkatan arus, kondisi lalu lintas hingga saat ini masih relatif lancar. Namun demikian, pihaknya tetap mengantisipasi lonjakan yang lebih besar menjelang puncak mudik.

“Arus kendaraan mulai meningkat, tetapi masih dalam kategori ramai lancar. Kami terus melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan berikutnya,” ujarnya.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan Cikuasa Atas yang kerap menjadi simpul kepadatan akibat antrean kendaraan menuju dermaga. Faktor cuaca, jadwal kapal, hingga kapasitas pelabuhan menjadi variabel yang dapat memicu perlambatan arus kendaraan di lokasi tersebut.

Untuk mengurai potensi kemacetan, aparat kepolisian bersama instansi terkait telah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem penundaan (delay system) di sejumlah rest area, termasuk di KM 68. Skema ini diterapkan dengan menahan kendaraan sementara waktu agar tidak terjadi penumpukan di area pelabuhan.

Di sisi lain, aktivitas pemudik di pelabuhan juga mulai diwarnai suasana haru dan harapan. Sejumlah keluarga tampak sabar menunggu giliran naik kapal, sementara petugas terus bersiaga memastikan pelayanan berjalan optimal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

Dengan tren kenaikan yang terus bergerak, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mengikuti arahan petugas, serta menjaga kondisi fisik agar perjalanan menuju kampung halaman tetap aman dan nyaman.  (red)

Artikulli paraprakDishub Tangerang Perketat Ramp Check Bus Mudik 2026, Kendaraan Tak Laik Dilarang Beroperasi