Jangan Pamer Kekayaan! Wakil Wali Kota Pilar Saga Tegaskan Etika Keluarga ASN di Tangsel

TANGSEL – Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat. Peran keluarga aparatur sipil negara (ASN), khususnya Dharma Wanita Persatuan (DWP), dinilai turut menentukan kualitas pelayanan yang diberikan pemerintah.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, dalam kegiatan halalbihalal Dharma Wanita Persatuan Kota Tangsel di Islamic Center Baiturrahmi, Serpong, Kamis (9/4/2026).

Menurut Pilar, dukungan dari keluarga, terutama istri ASN, memiliki pengaruh besar terhadap kinerja aparatur di lapangan. Ia mengingatkan agar keluarga menjadi penguat moral, sehingga ASN dapat bekerja secara profesional dan penuh tanggung jawab.

“Saya ingatkan bagi para istri ASN untuk terus mendukung kinerja suami agar bekerja dengan sungguh-sungguh dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Pilar juga menyoroti pentingnya menjaga sikap di ruang publik, termasuk di media sosial. Ia mengimbau agar keluarga ASN tidak menunjukkan gaya hidup berlebihan yang berpotensi melukai perasaan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

“Banyak masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan. Jangan sampai perilaku kita justru mencederai perasaan mereka,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemkot Tangsel berkomitmen menindak tegas setiap pelanggaran yang dapat merusak kepercayaan publik. Menurutnya, integritas menjadi kunci utama dalam menjaga hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Siapa pun yang melanggar aturan dan mencederai kepercayaan masyarakat akan ditindak tegas,” katanya.

Melalui momentum ini, keberadaan Dharma Wanita Persatuan diharapkan tidak hanya menjadi organisasi pendamping, tetapi juga mitra strategis dalam menjaga nilai-nilai etika, integritas, dan kepekaan sosial di lingkungan pemerintahan. (red)

Artikulli paraprakDi Tengah Keterbatasan, Sekolah Rakyat Siap Ubah Masa Depan Anak Tangerang
Artikulli tjetërFokus Infrastruktur 2027, Mampukah Tangsel Jawab Masalah Banjir dan Sampah?