Hisab Awal Belum Penuhi Kriteria, Keputusan Sidang Isbat Besok Jadi Penentu Awal Ramadan 1447 H

JAKARTA Penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah akan memasuki babak krusial. Kementerian Agama (Kemenag) menyelenggarakan sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 2026 pada Selasa, 17 Februari 2026, mulai pukul 16.00 WIB di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

Sidang ini menjadi momen penting karena berdasarkan data hisab awal, hilal di Indonesia diperkirakan belum memenuhi kriteria visibilitas posisi MABIMS.

Mengutip laman Bimas Islam Kemenag, posisi hilal saat Matahari terbenam pada 17 Februari 2026 berada di kisaran -2° 24.71′ hingga 0° 58.08′ dengan sudut elongasi antara 0° 56.39′ sampai 1° 53.60′.

“Secara perhitungan, posisi ini belum memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS,” kata Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Arsad Hidayat.

Arsad menjelaskan, ijtimak diperkirakan terjadi pada 17 Februari 2026 pukul 19.01 WIB. Data hisab tersebut menjadi dasar awal dalam menggambarkan kemungkinan terlihatnya hilal, yang selanjutnya akan dikonfirmasi melalui rukyatulhilal di berbagai titik pemantauan di Indonesia.

“Seluruh data hisab dan hasil rukyat nantinya akan dibahas dalam sidang isbat sebelum ditetapkan secara resmi oleh Menteri Agama,” katanya.

Sidang isbat sendiri memiliki landasan hukum melalui Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Sidang Isbat. Regulasi ini mengatur integrasi metode hisab dan rukyatulhilal, penggunaan kriteria imkanur rukyat MABIMS, serta tata cara penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah.

Adapun tahapan sidang isbat meliputi:

  • Pemaparan posisi hilal
  • Penerimaan laporan rukyat
  • Pelaksanaan sidang penetapan
  • Pengumuman hasil melalui konferensi pers

Sidang akan menghadirkan Menteri Agama, Wakil Menteri Agama, pimpinan Komisi VIII DPR RI, Ketua MUI, Tim Hisab Rukyat Kemenag, perwakilan ormas Islam, serta duta besar negara sahabat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu keputusan resmi pemerintah. Sidang isbat adalah mekanisme resmi penetapan awal Ramadhan di Indonesia,” pungkas Arsad.

Sementara itu, berdasarkan Kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama, 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Meski begitu, keputusan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar 17 Februari 2026.

Dengan posisi hilal yang secara hisab belum memenuhi kriteria, keputusan sidang isbat besok menjadi penentu kepastian awal puasa bagi umat Islam di Indonesia.

Artikulli paraprakNGOPI RUWAH ala Semanggi Center Cikokol
Artikulli tjetërSkuad Indonesia di All England 2026, Cek Daftar Lengkapnya