Bencana Beruntun di Lebak: Longsor dan Banjir Rusak 146 Rumah

LEBAK – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Lebak sepanjang Desember 2025 meninggalkan dampak serius. Sebanyak 146 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, sementara satu orang warga meninggal dunia akibat tertimpa longsoran tanah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih akan berlangsung hingga awal tahun depan.

“Kita minta masyarakat agar tetap mewaspadai cuaca ekstrem hingga Februari 2026 berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak dikutip Antara, Rabu (31/12/2025).

Cuaca ekstrem tersebut ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang dan petir, yang memicu berbagai bencana seperti longsor, banjir, angin kencang, hingga pergerakan tanah di sejumlah wilayah.

BPBD Lebak mencatat dari total 146 unit rumah yang terdampak, 56 unit mengalami rusak berat, 58 unit rusak ringan, dan 32 unit rusak sedang. Akibat kerusakan tersebut, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudara karena tempat tinggal mereka tidak lagi aman dihuni.

Tragedi paling fatal terjadi di Desa Cipayung, Kecamatan Cipanas, di mana seorang warga dilaporkan meninggal dunia setelah rumahnya ambruk tertimbun tanah.

Korban diketahui tengah tertidur saat kejadian nahas tersebut berlangsung pada malam hari sekitar sepekan lalu.

Menindaklanjuti bencana tersebut, BPBD Lebak telah melaporkan kejadian kepada pimpinan daerah serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.

Bantuan tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pangan, guna meringankan beban ekonomi para korban.

“Kita mengutamakan kebutuhan pelayanan dasar kepada warga korban bencana alam agar mereka kehidupan terlayani dengan baik, sehingga dapat mengurangi risiko kebencanaan,” kata Sukanta.

Berita sebelumyaMinim Keamanan: Foodmosphere Goldland Palem Tangerang Perlu Dievaluasi
Berita berikutnyaPastikan Akses Pulih, Prabowo Tinjau Jembatan Bailey Sungai Garoga