Sehari-hari di Jalan, Ojol Tangerang Dapat Perhatian Bupati Maesyal

TANGERANG — Di balik aktivitas pengemudi ojek online (ojol) yang hilir mudik setiap hari, terdapat peran penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah. Kontribusi tersebut mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Tangerang yang mendorong komunitas ojol terus menjadi bagian dari pembangunan daerah.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi itu saat menghadiri peringatan hari jadi pertama Forum Ojek Online Bersatu Kabupaten Tangerang (FORBETA) di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Jumat (23/10/2026).

Menurut Maesyal, keberadaan pengemudi ojol memiliki arti lebih luas daripada sekadar menyediakan layanan transportasi. Aktivitas mereka turut membantu pergerakan masyarakat, mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memperluas jangkauan pemasaran produk ekonomi kreatif lokal.

“Rekan-rekan ojek online tidak hanya sebagai salah satu urat nadi transportasi harian, membantu mobilitas masyarakat, tetapi juga ikut menggerakkan UMKM dan ekonomi kreatif lokal. Pemerintah daerah tentu mengapresiasi peran dan kontribusi tersebut,” ujar Maesyal.

Ia berharap FORBETA mampu memperkuat solidaritas antarpengemudi sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, kekompakan komunitas perlu diiringi kepatuhan terhadap aturan lalu lintas serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya berharap FORBETA terus menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah. Tetap jaga kekompakan, keselamatan di jalan, tertib berlalu lintas dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Perayaan satu tahun FORBETA juga diisi kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Bagi Maesyal, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa komunitas pengemudi ojol tidak hanya membangun kebersamaan dalam pekerjaan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Ia pun mendoakan agar seluruh pengemudi ojol senantiasa mendapat perlindungan selama bekerja, diberikan kelancaran rezeki, serta mampu memenuhi kebutuhan keluarga dengan baik.

Perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan pengemudi turut dirasakan Acep, salah seorang pengemudi ojol di Kabupaten Tangerang. Ia menilai dukungan yang diberikan selama ini menjadi bentuk pengakuan terhadap profesi yang memiliki risiko tinggi karena sebagian besar aktivitas pekerjaan berlangsung di jalan raya.

“Pemkab Tangerang sangat peduli kepada kami para ojol. Salah satu buktinya kami didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan oleh Pemda. Kami juga sering menerima bantuan. Jadi memang banyak perhatian dari Pemkab Tangerang, khususnya Pak Bupati, kepada para ojol,” ungkap Acep.

Menurutnya, perlindungan jaminan sosial dan bantuan pemerintah memberikan rasa aman bagi pengemudi dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Dukungan tersebut juga membuat mereka merasa diperhatikan sebagai bagian dari masyarakat yang ikut berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

“Dukungan dan perhatian kepada kami pengemudi ojol merupakan bentuk pengakuan keberadaan ojol dan membuat kami merasa lebih aman dalam bekerja,” pungkasnya.

Peringatan hari jadi FORBETA menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara komunitas pengemudi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan solidaritas, keselamatan kerja, serta dukungan yang berkelanjutan, pengemudi ojol diharapkan dapat terus menjalankan perannya sebagai penghubung mobilitas masyarakat sekaligus penggerak ekonomi lokal di Kabupaten Tangerang. (red)

Artikulli paraprakCari Kerja Makin Dekat! JoKer Tangerang Layani Pencaker Setiap Jumat
Artikulli tjetërIHSG Tembus 5.446, Apakah Reli Berlanjut Pekan Depan?