
KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk membentuk generasi yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat. Salah satunya melalui rencana pembentukan Laboratorium Pancasila yang akan diterapkan di jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Program yang digagas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang bersama Dinas Pendidikan serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait itu ditargetkan mulai diperkenalkan pada 28 Oktober 2026.
Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan, program tersebut dirancang sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan kepemimpinan dan pembangunan Indonesia di masa mendatang.
Menurutnya, anak-anak yang saat ini duduk di bangku SD dan SMP akan memasuki usia produktif ketika Indonesia mencapai usia 100 tahun kemerdekaan pada 2045. Karena itu, pembentukan karakter tidak bisa menunggu mereka dewasa.
“Anak-anak yang saat ini duduk di bangku SD dan SMP diproyeksikan berada pada usia produktif dan memiliki peran kepemimpinan ketika Indonesia memasuki 100 tahun kemerdekaan pada 2045. Karena itu, pembinaan karakter dan pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila perlu dipersiapkan sejak sekarang,” ujar Wawan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/10/2026).
Ia menilai, penguatan Pancasila perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada pemahaman materi di ruang kelas. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari kebiasaan dan sikap peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau kita hitung mundur dari 2045, anak-anak kita yang saat ini sedang berpendidikan di SD dan SMP adalah usia-usia yang kita prediksi akan menjadi generasi pemimpin,” sambungnya.
Karena itu, Laboratorium Pancasila diharapkan menjadi ruang penguatan karakter yang membuat siswa lebih dekat dengan praktik nilai-nilai kebangsaan. Program tersebut diarahkan agar pemahaman tentang Pancasila tidak sekadar bersifat teoritis, tetapi dapat diterapkan dalam perilaku dan kehidupan sosial.
Kesbangpol juga mengajak masyarakat, khususnya kalangan muda, ikut mengambil bagian dalam menjaga nilai-nilai Pancasila. Salah satu bentuk kontribusi yang paling sederhana, menurut Wawan, adalah menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya generasi muda Kota Tangerang, ayo sama-sama kita jaga nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Belajar dengan sungguh-sungguh, karena Indonesia membutuhkan generasi muda untuk proses kepemimpinan ke depan,” katanya.
Melalui program ini, Pemkot Tangerang ingin menjadikan sekolah sebagai salah satu ruang penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki karakter kebangsaan. Harapannya, ketika generasi tersebut memasuki usia produktif pada 2045, mereka telah memiliki fondasi nilai, tanggung jawab dan kepemimpinan yang cukup untuk ikut menentukan arah pembangunan Indonesia. (Red)





