
KOTA TANGERANG – Anak muda Kota Tangerang mendapat kesempatan baru untuk terlibat dalam gerakan pelestarian lingkungan. Saka Kalpataru Kota Tangerang membuka penerimaan anggota baru bagi Pramuka Penegak dan Pandega mulai 1 hingga 15 Oktober 2026.
Kesempatan ini tidak hanya menawarkan kegiatan kepramukaan, tetapi juga pengalaman langsung dalam berbagai aksi lingkungan. Para peserta akan diajak mengenal pengelolaan lingkungan, memahami tantangan perubahan iklim, sekaligus ikut menjaga keanekaragaman hayati di sekitar mereka.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Yudi Pradana, mengatakan program tersebut menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk membangun kepedulian lingkungan melalui kegiatan nyata.
Menurut Yudi, Pramuka Penegak dan Pandega yang berminat dapat memperoleh informasi mengenai pendaftaran melalui Kak Nabil di nomor 0819-4769-3825 atau Kak Sultan di 0838-9029-4338.
“Melalui penerimaan anggota baru ini, Saka Kalpataru Kota Tangerang mengajak generasi muda mengambil bagian dalam menjaga lingkungan. Ayo daftar dan ambil peran untuk lingkungan Kota Tangerang yang lebih sehat,” ujar Yudi, Rabu (30/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Saka Kalpataru menyiapkan tiga krida yang menjadi fokus pembelajaran dan aktivitas para anggota. Salah satunya Krida 3R atau Reduce, Reuse, Recycle yang mengenalkan pengelolaan limbah organik, pemilahan sampah rumah tangga, serta kebiasaan hidup yang lebih minim sampah.
Krida kedua berkaitan dengan perubahan iklim. Peserta akan diarahkan mengikuti kegiatan penghijauan dan penanaman pohon, sekaligus mendapatkan edukasi mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak perubahan iklim.
Sementara itu, Krida Konservasi Keanekaragaman Hayati mengajak anggota mengenali berbagai jenis flora dan fauna lokal. Dari kegiatan tersebut, peserta diharapkan semakin memahami hubungan antara keberadaan makhluk hidup dengan keseimbangan ekosistem di lingkungan sekitar.
Yudi menilai keterlibatan generasi muda memiliki peran penting dalam memperkuat gerakan pelestarian lingkungan. Saka Kalpataru dapat menjadi tempat bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan sekaligus membangun kebiasaan menjaga lingkungan melalui tindakan sederhana.
“Mulai dari memilah sampah, menanam pohon, hingga mengenal keanekaragaman hayati, setiap aksi dapat menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan Kota Tangerang yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tutup Yudi. (red)





