
TANGERANG – Persaingan Grup L Piala Dunia 2026 semakin memanas setelah Inggris gagal mengamankan kemenangan saat ditahan Ghana tanpa gol, sementara Kroasia sukses mengalahkan Panama dengan skor tipis 1-0 pada laga kedua fase grup, Selasa (23/6) waktu setempat. Hasil tersebut membuat perebutan tiket ke babak 32 besar masih terbuka hingga pertandingan terakhir.
Inggris yang sebelumnya tampil meyakinkan dengan kemenangan 4-2 atas Kroasia justru kesulitan menembus pertahanan rapat Ghana. Tim asuhan Thomas Tuchel mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, namun ketangguhan lini belakang Ghana membuat Harry Kane dan kolega gagal mencetak gol. Bahkan peluang emas pada menit-menit akhir pertandingan juga gagal dimaksimalkan.
Di sisi lain, Ghana menunjukkan kedisiplinan taktik yang luar biasa. Tim berjuluk Black Stars tersebut kembali memperlihatkan kekuatan organisasi pertahanan yang menjadi ciri khas racikan pelatih Carlos Queiroz. Tambahan satu poin membuat Ghana tetap belum terkalahkan dan menjaga peluang besar untuk lolos ke fase gugur.
Pada pertandingan lainnya, Kroasia berhasil menjaga napas mereka di turnamen setelah menundukkan Panama 1-0. Gol tunggal Ante Budimir pada babak kedua menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat. Kemenangan itu sekaligus mengakhiri harapan Panama untuk melaju ke babak berikutnya setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Hasil tersebut membuat klasemen Grup L semakin menarik. Inggris masih memimpin dengan empat poin berkat keunggulan selisih gol, diikuti Ghana yang juga mengoleksi empat angka. Kroasia membuntuti di posisi ketiga dengan tiga poin, sedangkan Panama dipastikan tersingkir setelah belum meraih satu poin pun dari dua pertandingan.
Situasi ini membuat laga terakhir Grup L pada 27 Juni mendatang menjadi penentu. Inggris akan menghadapi Panama dengan target mengamankan posisi juara grup, sementara Kroasia dan Ghana akan bentrok dalam duel hidup-mati. Ghana hanya membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang lolos, sedangkan Kroasia wajib kembali meraih kemenangan jika ingin memastikan tempat di babak berikutnya tanpa bergantung pada hasil tim lain.
Bagi Inggris, hasil imbang melawan Ghana menjadi peringatan bahwa status favorit tidak menjamin jalan mulus menuju fase gugur. Sebaliknya, kemenangan Kroasia membuktikan bahwa pengalaman dan mental bertanding mereka masih menjadi modal penting dalam perburuan tiket ke babak 32 besar. Dengan selisih poin yang tipis, Grup L kini menjadi salah satu grup paling menarik untuk disaksikan pada matchday terakhir Piala Dunia 2026.
Sumber: Reuters, FIFA Match Centre, AFP, Al Jazeera.





