Jangan Asal Masak! Ini Rahasia Daging Kurban Empuk dan Bebas Bau Prengus Saat Iduladha

KOTA TANGERANG – Hari Raya Iduladha selalu identik dengan pembagian daging kurban kepada masyarakat. Baik daging sapi maupun kambing, bahan pangan kaya protein ini kerap menjadi menu utama di meja makan keluarga. Namun, tidak sedikit orang yang masih kesulitan mengolahnya, mulai dari tekstur yang alot hingga aroma prengus yang mengurangi selera makan.

Padahal, kualitas masakan tidak hanya ditentukan oleh bumbu yang digunakan, tetapi juga cara menyimpan dan mengolah daging sejak pertama kali diterima. Dengan penanganan yang tepat, daging kurban bisa diolah menjadi sajian yang lebih empuk, lezat, higienis, dan aman dikonsumsi.

Berikut adalah panduan praktis mengolah daging kurban yang benar.

  1. Jangan Dicuci Jika Ingin Disimpan

Jika daging kurban tidak langsung dimasak dan ingin disimpan di dalam freezer, sebaiknya jangan dicuci terlebih dahulu.

Mencuci daging mentah justru memicu bakteri dan membuatnya cepat busuk. Cukup bersihkan kotoran dengan tisu, potong sesuai porsi masak, lalu simpan dalam wadah kedap udara di freezer.

  1. Hilangkan Bau Prengus dengan Rempah dan Jeruk Nipis

Khusus untuk daging kambing, hindari mencucinya dengan air karena dapat mempertajam aroma prengus. Sebagai gantinya, lumuri daging dengan air perasan jeruk nipis atau bungkus dengan daun pepaya selama 20–30 menit.

Selain itu, manfaatkan rempah-rempah beraroma kuat seperti jahe, serai, kemangi, atau ketumbar saat proses memasak untuk menyamarkan bau tak sedap.

  1. Teknik Merebus untuk Daging yang Empuk

Untuk mendapatkan tekstur daging yang lembut tanpa menggunakan presto, Anda bisa menerapkan teknik rebus 5-30-7. Caranya, rebus daging dalam air mendidih selama 5 menit, lalu matikan kompor dan biarkan panci tertutup rapat selama 30 menit. Setelah itu, rebus kembali selama 7 menit. Teknik ini terbukti hemat gas dan efektif melunakkan serat daging.

  1. Buang Buih Putih Saat Merebus

Proses perebusan awal biasanya akan mengeluarkan sisa darah dan kotoran berbentuk busa putih di permukaan air. Segera angkat dan buang sisa kotoran tersebut agar kaldu yang dihasilkan jauh lebih bening, bersih, dan aromanya tetap segar tanpa bau amis.

  1. Perhatikan Porsi dan Kombinasi Sayuran

Mengingat daging kurban kaya akan lemak, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam mengonsumsinya. Imbangi hidangan tersebut dengan porsi sayur dan buah yang cukup, serta kurangi menu bersantan guna menjaga kadar kolesterol dan kesehatan jantung tetap aman selama hari raya.

Momentum Iduladha menjadi waktu yang tepat untuk menikmati hidangan bersama keluarga. Dengan penyimpanan yang benar, pengolahan yang tepat, serta pola konsumsi yang bijak, daging kurban tidak hanya menjadi sajian lezat di hari raya, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang optimal bagi seluruh anggota keluarga. (red)

Artikulli paraprakBelum Ada Palang Resmi, Warga Rawa Buntu Bergerak Bangun Portal Penyelamat di Jalur Kereta