
TANGERANG – Antusiasme warga Kabupaten Tangerang untuk pulang kampung tahun ini membludak. Program Mudik Gratis 2026 yang dibuka pada 25 Februari lalu langsung diserbu pendaftar. Hanya dalam waktu dua hari, kuota yang disediakan pemerintah daerah resmi terpenuhi—bahkan jumlah pendaftar melonjak jauh melampaui kapasitas.
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengungkapkan bahwa total pendaftar online mencapai 10.358 orang, sementara kuota yang tersedia hanya 2.800 peserta. Artinya, jumlah peminat hampir empat kali lipat dari kapasitas yang disiapkan.
“Tanpa disangka, peminat mudik gratis ini sangat tinggi. Dari kuota 2.800 peserta, yang mendaftar lebih dari 10 ribu orang. Ini menunjukkan betapa program ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Intan di Kantor Pemkab Tangerang.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 lalu kuota mudik gratis berjumlah 2.530 peserta. Tahun ini, pemerintah daerah telah menambah 270 kursi menjadi 2.800 peserta. Meski sudah ditingkatkan, lonjakan pendaftar membuktikan kebutuhan transportasi mudik yang aman dan terjangkau masih sangat besar.
Program mudik gratis 2026 akan memberangkatkan 56 unit bus pada 18 Maret 2026 dari kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Tangerang di Tigaraksa. Lokasi tersebut dipilih karena strategis dan mudah diakses dari berbagai kecamatan.
Rute perjalanan mencakup sejumlah kota dan kabupaten di Pulau Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur. Dengan cakupan lintas provinsi ini, program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri bersama keluarga tanpa terbebani biaya transportasi yang biasanya melonjak menjelang Lebaran.
Intan menegaskan, seluruh armada yang akan digunakan telah melalui pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan keamanan dan kelayakan jalan. Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan pihak terkait guna menjamin kelancaran pemberangkatan.
“Kami pastikan bus dalam kondisi baik dan layak jalan. Harapannya masyarakat bisa mudik dengan aman, nyaman, dan kembali ke Tangerang dengan selamat,” katanya.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan program di tahun mendatang. Pemkab Tangerang akan mengkaji kemungkinan penambahan kuota dan perluasan rute agar semakin banyak warga yang terbantu.
Bagi ribuan keluarga, program ini bukan sekadar fasilitas transportasi gratis. Ia menjadi jembatan harapan untuk kembali memeluk orang tua, berkumpul bersama sanak saudara, dan merayakan Idulfitri dengan penuh kebahagiaan setelah setahun bekerja di perantauan.
Diketahui, adapun kota atau kabupaten tujuan pada mudik gratis Kabupaten Tangerang pada tahun 2026 ini meliputi:
Pulau Sumatera
Lampung (Terminal Rajabasa Bd. Lampung)
Palembang (Terminal Alang2 Lebar)
Provinsi Jawa Barat
Cirebon (Terminal Harjamukti)
Pangandaran (Terminal Pangandaran)
Kuningan (Terminal Kertawangunan)
Garut (Terminal Guntur)
Provinsi Jawa Tengah
Tegal (Terminal Tegal)
Semarang (Terminal Mangkang)
Solo (Terminal Tirtonadi)
Wonogiri (Terminal Giri Adipura)
Purworejo (Terminal Purworejo)
Wonosobo (Terminal Mendolo)
Magelang (Terminal Tidar)
D.I.Y (Terminal Giwangan)
Provinsi Jawa Timur
Madiun (Terminal Purboyo)
Surabaya (Terminal Bratang)
Malang (Terminal Arjosari)
Banyuwangi (Terminal Brawijaya)
Pacitan (Terminal Pacitan). (red)





